Di beberapa media massa, sering kita melihat atau mendegar disebut-sebut kalangan Artis hendak mencalonkan diri menjadi calon Bupati atau pun wakil calon bupati
Rakyat jelata yang sama sekali tidak tahu-menahu tentang busuknya politik kotor yang di permainan oleh segelintir orang negeri ini hanya jadi korban yang sudah tidak jelas arah hidupnya.
Setiap saat masyarakat haruslah jelas memilih sosok figur calon bupati atau wakilnya kualitas dan kuantitas seorang kandidat.
dengan beberapa hambur janji yang mereka (red, kandidat) sampaikan. Anak-anak mereka yang sangat membutuhkan biaya sekolah, mereka biarkan tanpa mencari karena ingin melihat “hambur madu”orang pilihan yang akan mereka pilih suatu saat nanti.
Selasa, 20 April 2010
MENAPAKKAN LANGKAH DI HARI ESOK
Label:
coretan
Kamis, 15 April 2010
PEBELAJARAN ITU HARUSKAH MAHAL BAGI MASYARAKAT DAN PERINTAH HARUSKAH MAHAL
Peristiwa Tanjung Periok Rabau lalu yang banyak memakan korban. peristiwa saling serang antara petugas Sapol PPdan warga
peristiwa seperti ini sudah sering terjadi di negara ini, haruskah bangsa ini yang berdiri nya di landasi degan falsafah pancasila dan sering kita berkali kali mendegar atau pun menyeruka bahwa Negara ini adalah negara yang menghargai nilai nilai kemanusian, bahkan tlah dirumuskan pada konsitusi negarai ini.
namun kadang masih banyak perilaku kehiudupan di negara ini anti pati terhadap rumusan pancasila tersebut
peristiwa seperti ini sudah sering terjadi di negara ini, haruskah bangsa ini yang berdiri nya di landasi degan falsafah pancasila dan sering kita berkali kali mendegar atau pun menyeruka bahwa Negara ini adalah negara yang menghargai nilai nilai kemanusian, bahkan tlah dirumuskan pada konsitusi negarai ini.
namun kadang masih banyak perilaku kehiudupan di negara ini anti pati terhadap rumusan pancasila tersebut
Label:
coretan
Jumat, 02 April 2010
MASIH ADA KAH KEJUJURAN DI NEGERIKU
Menghitam putihkan atau memputih hitamkan, nilai-nilai keadilan dan kehidupan bisa di perjual belikan, harkat dan martabat manusia dinomorduakan, siapa yang beruang dialah yang berkuasa.
tatanan kehidupan bermasyarakat yang penuh welas asih, rendah hati, sabar, dan jujur semakin terkikis dan lapuk oleh sifat ketamakan dan keserakahan, sifat keegosian, dan arogansi orang perorang maupun kelompok-kelompok tertentu tampaknya telah merajuk ataukahmebudaya di masyarakat kita
tatanan kehidupan bermasyarakat yang penuh welas asih, rendah hati, sabar, dan jujur semakin terkikis dan lapuk oleh sifat ketamakan dan keserakahan, sifat keegosian, dan arogansi orang perorang maupun kelompok-kelompok tertentu tampaknya telah merajuk ataukahmebudaya di masyarakat kita
Label:
ceretan
Selasa, 30 Maret 2010
KIDUNG MALAM PEREMPUAN TUA
Malam begitu mencekam ketika langkah ini tersaberat seiring bergulirnya malam detak jantung terasa berat, namun sayup terdengar suara perempuan yang melatum kidung .
di kesunyian dan dinginya udara menyatu bak kenikmatan syurgamu. walau lewat kidung malam Yang terlantun pelan dan semakin pelan...
di kesunyian dan dinginya udara menyatu bak kenikmatan syurgamu. walau lewat kidung malam Yang terlantun pelan dan semakin pelan...
Kamis, 18 Maret 2010
HIDUP ADALAH HIDUP
Yogyakarta sebuah kota di ujung selatan pulau jawa bagian tengah.di kitari oleh puing puing peradapan kuno dan dibentengi oleh Gunung Merapi yang menjulang dan mistis , dan menampung sebuah komunitas yang kaya tradisi yang ada di masyarakat yongyakarta.
dan disalah satu sudut kota kecil .ini di sebuah desa yang terletakdi wilayah kota itu lahirlah anak manusia
dan disalah satu sudut kota kecil .ini di sebuah desa yang terletakdi wilayah kota itu lahirlah anak manusia
Label:
CERITA
Kamis, 04 Maret 2010
DUNIA TAK SELAMANYA SURAM
Namaku Boy , aku di lahirkan dari sebuah keluarga yang sederhana aku anak kedua dari tiga bersudara. kakaku bernama kak lintang , sedang adiku bernama bunga .kami sekeluarga tinggal di sebuah pimggiran kota seperti biasanya tidak berbeda degan hari hari biasanya namun pada satu malam
Label:
CERITA
Jumat, 19 Februari 2010
PEREMPUAN KU
Wahai perempuanku Ku puja kamu seperti tak pernah kupuja hal lain.
wahai perempuanku
Dewa cinta pun pasti tersenyum sambil menggelengkan kepalanya mengetahui betapa aku memujamu dan masih ku ingat betapa merdunya suaramu saat kau mengucapkan namamu dengan sebaris senyuman di bibirmu.
perempuanku, aku sedang dalam perjalanan. Perjalanan menuju Satu-Satunya Tempatku Mengadu. Aku sudah berkali-kali mencoba mengadu dari sini, tapi tampaknya Ia tak mendengar. Aku juga sudah berteriak meminta pada langit mungkin tempat NYA berada
wahai perempuanku
Dewa cinta pun pasti tersenyum sambil menggelengkan kepalanya mengetahui betapa aku memujamu dan masih ku ingat betapa merdunya suaramu saat kau mengucapkan namamu dengan sebaris senyuman di bibirmu.
perempuanku, aku sedang dalam perjalanan. Perjalanan menuju Satu-Satunya Tempatku Mengadu. Aku sudah berkali-kali mencoba mengadu dari sini, tapi tampaknya Ia tak mendengar. Aku juga sudah berteriak meminta pada langit mungkin tempat NYA berada
Label:
ceretan
Langganan:
Postingan (Atom)