Kamis, 04 Maret 2010

DUNIA TAK SELAMANYA SURAM

 Namaku Boy , aku di lahirkan dari sebuah keluarga yang sederhana  aku anak kedua dari tiga bersudara. kakaku bernama kak lintang , sedang adiku  bernama bunga .kami sekeluarga tinggal di sebuah pimggiran  kota  seperti biasanya tidak berbeda degan hari hari biasanya namun pada  satu malam

Jumat, 19 Februari 2010

PEREMPUAN KU

  Wahai perempuanku Ku puja kamu seperti tak pernah kupuja hal lain.
wahai perempuanku
Dewa cinta pun pasti tersenyum sambil menggelengkan kepalanya mengetahui betapa aku memujamu dan masih ku ingat betapa merdunya suaramu saat kau mengucapkan namamu dengan sebaris senyuman di bibirmu.

perempuanku, aku sedang dalam perjalanan. Perjalanan menuju Satu-Satunya Tempatku Mengadu. Aku sudah berkali-kali mencoba mengadu dari sini, tapi tampaknya Ia tak mendengar. Aku juga sudah berteriak meminta pada langit mungkin tempat NYA berada

Rabu, 03 Februari 2010

RENTANG DAN WAKTU

 Rentang dan waktu hidup manusia seakan berjalan begitu cepat ,  bagaikan sang joki kuda besi memaju kudanya
disirkuwit saling kejar mengejar, tuk menjatuhkan lawan lawannya 
namun terkadang mereka lupa akan keberadan orang orang di sekitar sirkuit balap  segala cara pun di tempuh untuk menggapai menjadi sang bintang.
rentang dan waktu telah  membesarkan seorang anak cucu adam , dan di saksikan lagit dan bumi tuk belajar memaknai arti dari kehidupan dan keluar dari jurang kenistan

Sabtu, 23 Januari 2010

MENGGAULI KEPUASAN DI ANTARA NAFSU-NAFSU DUNIA


Malam begitu kelam terasa saat mendung hitam terbayang di lagit yang hampa,  terasa angin malam membayang dalam setiap hembusan di setiap kehidupan  insan di alam semesta ini.
tulang belulang terasa dingin, meskipun awan hitam telah berlalu,  sang dewa malam terasa  enggan bergeming dari singgasana peraduan malam.   binatang malam sekan ikut menemani peraduan sang dewa malam dan jerit
jangkrik tertatih seakan tau akan kesenduan hati ini .

Selasa, 19 Januari 2010

MENANTI DI AMBANG BATAS KEHIDUPAN

Saat aku  duduk dalam gelapnya malam yang diiringi gerimis yang mengguyur bumi,  perasan ku pada malam itu merasa ada sesuatu yang ganjil dan beda dari malam-malam sebelumnya,  .namun sebatang rokok,  yang menemani pada malam itu.
menepis semua kegundahan yang ada dalam perasaan di hati ini.
malam semakin larut,  namun jiwa-jiwa yang rapuh ini seakan ada kekutan besar yang begitu menyatu,  dan dua kekutan yang terasa nyata .

Sabtu, 09 Januari 2010

MERAJUT CINTA DAN KESOMBONGAN

DI hari ini  mentari tertutup awan hitam tebal.  seakan tau akan rasa  gelisah hati ini,  saat sang mentari tak lagi tersenyum tertutup oleh hitamnya awan,  mungkin harikan segera hujan dan benar tak seberapa lama air turun  bagai di tumpahkan dari langit,  terdegar sang guntur berteriak keras,  seketika  hatiku tersentak bagai  luka tersayat dan terkoyak,  bagai daging yang teriris pedih .diri ini membisu tanpa kata , seakan hilang rasa,  hidup pun enggan
mati pun tak berarti seolah cahaya hilang enggan datang ke jiwa-jiwa  ini saat tubuh merasa berat tuk
melangkah dan  berpijak setapak demi setapak  langkah  jiwa tuk memahami arti kehancuran dan luka hati.

Rabu, 30 Desember 2009

jiwa jiwa yang terkoyak

Lelahnya jiwa ini saat tubuh menopang jiwa jiwa yang terkoyak lelah, terasa terobati saat mentari terseyum di balik awan tipis putih dan bermanja di antara sapaan  pagi  dan hijaunya pepohonan di pagi itu.
dan ku berfikir andai aku dapat menebar sejuta cinta ingin kutebar tuk menggapai sejuta pinta yang igin ku raih  dan sejuta mimpi dan  harapan ingin kutorehkan,  yang kutulis pada lembaran-lembaran  jembatan pelagi tuk menuju ke lagit yang paling tinggi di awang-awang.